Selasa, 31 Juli 2012

Sesuaikan Posisi Bercinta Anda dengan Suasana Hati

Suasana hati terkadang kerap menentukan gairah seksual bagi pasangan yang telah lama menikah. Namun, agar aktivitas seks tetap bisa menyenangkan dalam situasi apapun, ada baiknya Anda dan pasangan bisa mencoba posisi yang baru.

Posisi saat melakukan hubungan seksual tidak hanya diciptakan sebagai variasi kenikmatan saja, tapi juga bisa menyesuaikan dengan gairah pada saat itu. Namun penting Anda ingat bahwa kesalahan memilih posisi dalam berhubungan seksual tentunya akan bisa merusak suasana atau bahkan membuat Anda berdua merasa tidak nyaman satu sama lain.

Berikut beberapa tip yang bisa Anda praktekkan, seperti yang dilansir dari Askmen.

Sedang tinggi


Saat hasrat Anda dan pasangan sedang tinggi sebenarnya banyak posisi yang bisa dilakukan. Hal ini tentu saja akan berjalan selama Anda merasa nyaman dan dapat menikmati posisi tersebut.
 
Sangat memuncak

Biasanya posisi favorit saat gairah sedang sangat memuncak adalah
woman on top. Pasalnya, ini karena posisi tersebut bisa membuat Anda 100 persen mengontrol aktivitas dalam berhubungan seksual. Posisi itu memungkinkan Anda bisa melakukan apa saja yang diinginkan, mulai dari mengatur tempo, kedalaman penetrasi, hingga memeluk atau mencium pasangan.

Tidak terlalu tinggi

Anda bisa memilih posisi furniture yakni posisi duduk berhadapan sambil berpelukan. Posisi ini tepat bagi Anda dan pasangan, karena kedua belah pihak dapat mengatur tempo dan kedalaman penetrasi.
 
Kurang berhasrat


Jika Anda sedang kurang berhasrat untuk menyibukkan diri di tempat tidur, sementara pasangan Anda sudah berusaha mati-matian untuk menyenangkan Anda, maka hargailah dia dengan menggunakan posisi standar, yakni misionaris.

Vespa - GTSie 250 - 2005

Power: 250 cc - 76 mph
The most powerful Vespa

Vespa - LX 150 - 2005


Power: 150 cc - 58 mph
tersedia 125 and 50cc

Vespa - GTL 200 GranTurismo - 2003

Power: 198 cc - 74 mph
The first of the powerful 4 strokes

Vespa - GTL 125 GranTurismo - 2003

Power: 125 cc - 64 mph
4 strokes

Vespa - ET4 150 - 1999

Power: 150 cc - 60 mph

Vespa - ET4 50 - 1999

50 cc - 28 mph

Vespa - ET4 - 1997

125 cc - 60 mph
Kecenderungan saat ini dalam skuter adalah menuju empat stroke engine yang tidak memerlukan minyak tambahkan, memiliki interval pemeliharaan lebih lama dan mencemari jauh lebih sedikit. Vespa baru menerima overhead camshaft kipas pendingin mesin 125cc empat stroke. Fitur seperti transmisi otomatis melalui drive belt stepless variator dan listrik mulai muncul dalam desain Piaggio.

Vespa - ET4 - 1996

Power: 50 cc - 28 mph
melengkapi perubahan arah dan gaya

Vespa - 50 Special Revival - 1991

Power: 50 cc - 25 mph
Kebangkitan styling tua

Vespa - T5 - 1985

Power: 124 cc - 65 mph
Faster version of the PX

Vespa - PK 125 Automatica - 1984

Power: 121 cc - 53 mph
 First automatic

Vespa - PK 125 - 1983

Power: 122 cc - 54 mph
Halus mulus

Vespa - PX200 - 1982

Power: 196 cc - 60 mph

Vespa - PX150E - 1982

Power: 150 cc - 59 mph

Vespa - PX125 - 1981

Power: 122 cc - 56 mph

Vespa - P200E - 1978

Power: 198 cc - 69 mph

Vespa - P125X - 1978

Power: 124 cc - 59 mph
Mungkin Vespa terbaik yang pernah dibuat, masa depan

Vespa - 125 Primavera ET3 - 1976

Power: 122 cc - 48 mph

Vespa - 50 Special - 1973

Power: 50 cc - 30 mph