Rabu, 13 April 2011

Hukum Angkutan

HUKUM ANGKUTAN


HUKUM ANGKUTAN

Adalah suatu aturan yang mengatur tentang pemindahan suatu barang dari suatu tempat ke tempat yang lain

Tujuan Angkutan diantaranya :
Pemindahan suatu barang untuk menambah nilai dari barang tersebut.


Para pihak yang terdapat dalam hukum angkutan :
1.    Adanya pengangkut
2.    Adanya pengirim

Antara pengangkut dengan pengirim harus terjadi perjanjian timbal balik yang bertujuan pengangkutan itu selamat sampai tujuan

Kewajiban Pengangkutan

1.    Pengangkut wajib mengangkut barang di pengirim dengan selamat.
2.    Si pengangkut menerima ongkos/upah.
3.    Kewajiban pengirim mebayar ongkos dan menerima barang dengan selamat

Maksud tidak selamat di sini adalah :
1.    Barang tidak ada sama sekali atau musnah, hilang
2.    Barang ada tetapi tidak sebagaimana mestinya (hancur dan rusak)

Cara Pengangkutan

1.   

Di bawah perintah si pengangkut
Langsung oleh pengangkut
2.    Dapat oleh pihak lain

Jenis- Jenis Pengangkutan

Dalam Hukum Angkutan di atur tentang jenis-jenis pengangkutan diantaranya adalah :
1.    Pengangkutan Darat
      Yang diatur pada KUHP Buku I Bab V bagian I, II pasal 96-98 dan dasar hukum yang lain dapat kita lihat pada BW / KUHP Perdata.
      Buku III (Overen Comet) Dalam hal pengangkutan darat sekalian diatur tentang ...see more...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar